Langsung ke konten utama

Belajar PHP: Konsep Dasar Pemrograman PHP yang Harus Dipahami Pemula

Belajar PHP: Konsep Dasar Pemrograman PHP yang Harus Dipahami Pemula


Tutorial PHP untuk pemula


Selamat datang di Tutorial Belajar PHP untuk pemula..

Banyak pemula yang bingung dan bertanya:

“Gimana sih cara membuat web dengan PHP?”

“Apa saja alat-alat yang diperlukan untuk coding PHP?”

“Mengapa kita butuh PHP?”

..dan masih banyak pertanyaan lainnya.

Tentang..

Kita akan mempelajarinya sampai paham.

Mulai dari sejarah awal kemunculan PHP, sampai bisa paham konsep dasar pemrograman PHP.

Siap?

Pastikan kamu membaca sampai akhir ya.

Mari kita mulai..


Asal usul kemunculan PHP


Pada zaman dulu.. Web itu statis, cuma dibuat dengan HTML dan sedikit sentuhan CSS.

Waktu itu memang teknologi web masih belum secanggih sekarang.

Jadi saat orang membuka web, mereka sebenarnya cuma membuka file HTML dari web server.

Masalah waktu itu:

Jika webnya statis, kita nggak bisa tau siapa saja yang buka dan berapa orang yang buka.

Karena itu, di tahun 1993.. Rasmus Lerdorf membuat bahasa pemrograman PHP.

Rasmus Lerdorf

Awalnya PHP cuma dipakai sendiri oleh Rasmus Lerdorf, kemudian di-rilis ke publik di tahun 1995.

Dulu PHP dikenal sebagai singkatan:

PHP = Personal Home Page.

Tapi makin ke sini, singkatan itu berubah menjadi:

PHP = PHP: Hypertext Preprocessor.

 

Apa itu PHP? 

PHP adalah bahasa pemrograman scripting yang berjalan pada server. PHP dikembangkan dengan bahasa C sehingga sintaksnya mirip-mirip dengan bahasa C.

Jadi, jika kamu sudah belajar bahasa C sebelumnya, kamu akan mudah memahami sintaks PHP.

 

Peralatan yang dibutuhkan untuk Coding PHP

Ada 4 tiga alat yang perlu disiapkan untuk mulai coding PHP:

  1. PHP interpreter – program buat menjalankan PHP pada server
  2. Teks Editor – buat menulis kode PHP
  3. Web Server – service buat menjalankan PHP
  4. Web Browser – buat melihat atau membuka website 

 

Ini baru peralatan dasar aja ya..

Jika nanti kamu mau buat project beneran, kamu butuh yang namanya Composer buat manajemen paket.


Alur Membuat Program PHP

Alur membuat program PHP dimulai dengan menulis program PHP. Setelah itu, menjalankannya di server.

Coba perhatikan gambar ini:

Alur coding PHP

Kita sebagai programmer menulis program PHP, kemudian kita upload ke server setelah program itu jadi.

Selanjutnya, saat pengunjung atau user membuka web.. Dia akan menerima HTML yang merupakan hasil dari eksekusi PHP.

Eksekusi web PHP

Tunggu.. 🤔

Apa nanti saat kita coding PHP, kita harus punya server?

Betul, kita harus punya server. Namun, server ini tidak harus beli dari hosting.

Kita bisa membuat server sendiri di komputer lokal (localhost) untuk menjalankan PHP. Bahkan, PHP juga sudah menyediakan server bawaan sendiri untuk keperluan development.

Kita butuh sewa server di layanan hosting saat nanti aplikasi web kita sudah jadi.

 

Sampai di sini sudah paham?

Saya harap kamu paham..




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar PHP: Persiapan Pemrograman PHP di Linux

  Belajar PHP: Persiapan Pemrograman PHP di Linux #PHP #PHPMyAdmin #MySQL #Linux Setelah kita membahas gimana konsep dasar pemrograman PHP , sekarang kita akan melakukan persiapan alat-alat untuk coding PHP di Linux. Apa saja itu? Teks Editor Web Browser PHP interpreter Web Server Apache MySQL (opsional) PHPmyadmin (opsional) Wah banyak juga ya.. Jika kamu cuma mau belajar dasar pemrograman PHP aja, sebenarnya cuma butuh alat dari 1–4 saja. Sisanya, MySQL dan PHPmyadmin nanti akan kita pakai saat membuat proyek yang butuh database. Kamu boleh meingstallnya sekarang, boleh juga nanti. Pada tutorial ini, kita akan menginstall satu-persatu.. layaknya menyiapkan server baru. Jika kamu tidak ingin menginstal satu-persatu, kamu bisa pakai XAMPP. Oke.. Kalau begitu, mari kita mulai! 1. Teks Editor Teks Editor akan kita gunakan untuk menulis kode PHP. Ada banyak pilihan teks editor di Linux seperti: Gedit, Geany, Atom, Sublime, CodeLite, dsb. Pilihlah teks editor yang kamu sukai. Saya s...